Janganlah Sebagai Ulama Itu Anti Kritikan

adsense 336x280


Apakah hanya dari ormas muhamadiyah saja yang aib dari setiap para alim ulamanya itu paling sedikit? Sepertinya sih 99% beritanya benar, karena selain anti fasik lisan dan tangannya, para ustadz dan kyai dari MU pun paling anti korupsi, anti suka cari muka kepada para pejabat, anti dengan amplop dan berkat makanan hasil thalilan, maulid Nabi, dan berbagai macam ritual tasyakuran. Yang tidak seperti beberapa alim ulamanya dari ormas NU yang notabennya itu sangat-sangat bermasalah dari sifat dan ideologi buruknya. Walaupun begitu bukan berarti hanya sedikit dari para alim ulamanya NU yang akhlaknya masih layak untuk di teladani ke ilmuannya seperti guru besar Gus Baha, Prof Quraish Shihab, Buya Yahya, hingga banyaknya para ustadz dan sedikit ustadzah mudanya sebagai para pendakwah yang dari tingkat keilmuannya bisa di jadikan sebagai guru.

Sebab memang harus diakui juga dari banyaknya kasus dengan ormas NU seperti pelecehan seksual di beberapa ponpes, cara belajar para santri di ponpes NU dengan adabnya yang seperti budak atau kacung sambil jongkok dan ngesot untuk menghormati gurunya seperti ustadz dan kiyai, sambil membela diri jika hal tersebut sudah ada dalil tentang adabnya yang katanya sanad dari setiap haditsnya bersambung sampai ke baginda Rasulullah, tetapi aslinya bohong.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah ﷺ bersabda :

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَنْحَنِى بَعْضُنَا لِبَعْضٍ قَالَ « لاَ ». قُلْنَا أَيُعَانِقُ بَعْضُنَا بَعْضًا قَالَ لاَ وَلَكِنْ تَصَافَحُوا

“Wahai Rasulullah, apakah sebagian kami boleh membungkukkan badan kepada orang yang dia temui?” Rasulullah bersabda: “Tidak Boleh.” Kami bertanya lagi, “Apakah kami boleh berpelukan jika saling bertemu?” Nabi bersabda: “Tidak Boleh.” Yang benar hendaknya kalian saling berjabat tangan.” (HR Ibnu Majah : 3702. Hasan oleh Syekh Al Albani)

Kalaupun ada yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah ﷺ hanyalah tentang Adab untuk saling bersilaturahim kepada sesama muslim dengan hanya saling berjabat tangan saja tampa harus sembah sujud dengan jalan sambil berjongkok hingga ngesot, yang ada dalilnya dari Al Bara’ bin ‘Azib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

“Tidaklah dua muslim itu bertemu lantas berjabat tangan melainkan akan diampuni dosa di antara keduanya sebelum berpisah.” (HR. Abu Daud : 5212, Ibnu Majah : 3703 dan At-Tirmidzi : 2727, dengan Syaikh Al-Albani menyatakan jika hadits ini shahih)

Abu Qatadah berkata kepada Anas bin Malik :

أَكَانَتِ الْمُصَافَحَةُ فِى أَصْحَابِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ نَعَمْ

“Apakah berjabat tangan dilakukan di tengah-tengah sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Anas pun lalu menjawab, “Iya.” (HR. Bukhari : 6263)

Lalu ada pula jemaat laki-laki dan muslimahnya yang sukanya itu berjoget bebas disaat mereka melakukan perayaan Maulid Nabi, korupsi dana ibadah Haji, adanya beberapa alim ulamanya yang terbukti 100% tidak berkompeten di masing-masing bidangnya namun tetap nekat dengan percaya dirinya untuk terjun bebas ke dunia politik, hingga terciptanya islam liberalis dan prulalis dari sebagian jemaatnya ormas NU. Yang sangat banyak sekali dari kyai maupun ustadz dan sebagian habaib keturunan Yaman yang lisannya pun sangatlah fasik alias kasar, yang suka sering mencaci maki saudara seimannya apabila ada perbedaan pendapat (khilafiyah) entah kepada ormas Muhamadiyah, Ahmadiyah, Syiah, dan Manhaj Salafi atau yang biasa kita kenal sebagai Wahabi.

Kalau ada beberapa alim ulama kita yang anti dengan teguran maupun sebagai nasihat berupa kritikannya maka jangan pernah mau untuk menimba ilmu dari mereka, apalagi lisannya pun sangatlah fasik tuh.. 😭

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda :

أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ

“Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran dengan berkata yang baik di hadapan penguasa yang zhalim.” (HR. Abu Daud : 4344, Tirmidzi : 2174, dan Ibnu Majah : 4011, denganAl-Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa Hadits ini Hasan)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الحَدِيْثُ الخَامِسُ عَشَرَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ. رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.

“Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari : 6018 dan Muslim : 47)

Makanya dari ormas NU itu sendiri yang pasti sering disalahkan? Sebab hal tersebut sudah dianggap biasa oleh masyarakat luasnya, karena beberapa Intituisi seperti Polri, TNI, KPK, Kedokteran, maupun Presiden yang tidak boleh anti kritikan, yang jika terbukti sudah memiliki beberapa oknumnya saja bisa langsung di vonis sangat buruk institusinya oleh masyarakatnya, dengan puncaknya itu ada pada agama dan negara, yang contohnya dari tindakan biadabnya para teroris ditanah air NKRI ini yang sebagai korban utamanya pun pasti agama islam dan negara Indonesia lansung menjadi buruk dimata dunia, begitu pula tindakan keji dari sekelompok kelelawar merah garis kerasnya yang banyak membunuh umat muslim di tragedi poso tahun 1999 silam pun agama kristen yang jadi dianggap buruk pada ajarannya. Karena statusnya pun sudah secara internasional dari beritanya.

Sekalipun ada banyak kasus dan PR dari para ulama di ormas NU tetap saja jangan sampai pula kalian memvonis jika semua alim ulamanya itu sama dari sifat dan kelakuan buruknya, dan biasakanlah juga dalam memberikan kritikannya itu janganlah terlalu berlebihan yang harus bisa dengan ilmu dan adabnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْصَحَ لِسُلْطَانٍ فَلاَ يُبْدِ لَهُ عَلاِنِيَةً، وَلَكِنْ لِيَأْخُذْ بِيَدِهِ فَيَخْلُوْ بِهِ، فَإِنْ قَبِلَ مِنْهُ فَذَاكَ، وَإِلاَّ كَانَ قَدْ أَدَّى الَّذِيْ عَلَيْهِ لَهُ

“Barangsiapa yang ingin menasihati penguasa dalam suatu perkara, maka janganlah dia menasihati secara terang-terangan. Akan tetapi, ambillah tangannya dan menyepilah dengannya. Jika sang penguasa mau menerima nasihatmu, itulah yang diinginkan. Tapi jika tidak, maka dia pun telah menunaikan kewajibannya.” (HR. Ahmad 3: 403, Ibnu Abi ‘Ashim dalam As-Sunnah No. 1096, yang Hadits ini dinilai shahih oleh Syekh Al-Albani dalam Dzilaal As-Sunnah, 2: 507)

Yang apabila kalian sebagai orang tuanya masih mau memakluminya maka anak-anak tercinta Anda pun masih tetap bisa mondok di beberapa ponpes tersebut, namun jika sudah tak sanggup jika anaknya pernah bahkan sering di tabokin wajahnya oleh para kyai maupun ustadz asal-asalannya dengan lisan dan tangan fasiknya, maka lebihh baik keluar saja dengan berpindah ke ponpes yang lainnya yang notabennya itu tidaklah pernah memiliki jejak digital buruknya seperti ponpes Al zaitun di Indramayu tuh brother.. 😂

adsense 336x280

19 Responses to "Janganlah Sebagai Ulama Itu Anti Kritikan"

Stephany Shintya™ mengatakan...

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ

“Sebaik-baik jihad adalah kalimat keadilan untuk mengungkapkan kebenaran di sisi dan di hadapan penguasa yang dzalim.” (HR. Ibnu Majah : 4011) Alim ulama NU itu anti kritik.. 😅

Karina Putrie™ mengatakan...

Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam :

الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Sombong adalah sikap menolak kebenaran dan meremehkan manusia.” (HR. Muslim : 91)

Desy Clariesya mengatakan...

Allah Azza Wa Jalla berfirman :

نَبِّئْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ, وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الْأَلِيمُ

“Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah yang maha pengampun lagi maha penyayang, dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.” (QS. Al-Hijr : 49-50) Lho NU.. 😰

Hasbi Manaf mengatakan...

Gus Miftah : Kalau ulama NU gak pernah melihat dan merasakan Surga maupun neraka jangan pernah kalian membahasnya lagi kepara santri agar bisa dilecehkan loh.. 😛

Rasulullah ﷺ dan Umar juga anti kritikan.. 😂

Imam Wahyudie™ mengatakan...

Allah Azaa Wa Jalla berfirman :

وَمِمَّنْ حَوْلَكُمْ مِّنَ الْاَعْرَابِ مُنٰفِقُوْنَۗ وَمِنْ اَهْلِ الْمَدِيْنَةِ مَرَدُوْا عَلَى النِّفَاقِۗ لَا تَعْلَمُهُمْۗ نَحْنُ نَعْلَمُهُمْۗ سَنُعَذِّبُهُمْ مَّرَّتَيْنِ ثُمَّ يُرَدُّوْنَ اِلٰى عَذَابٍ عَظِيْمٍۚ ۝١٠١

“Di antara orang-orang Arab badui yang ada di sekelilingmu itu ada orang-orang munafik, dan juga di antara penduduk madinah. mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. kamu Muhammad tidak mengetahui mereka, tetapi Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.“ (QS. Al-Taubah : 101) Loh 😂

Shiefa Agustina™ mengatakan...

Kalau alim ulamanya saja gak layak diteladani, lantas bagaimana umat mau cerdas dengan Kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ya guys? Dengan Allah ﷻ pun sudah berfirman sebagai alat petunjuknya :

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ

“Bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” (QS. An-Nahl : 43) Bermuhasabahlah juga.. 🤲

Dilla Setiawan™ mengatakan...

Kan bisa ya ponpes yang sudah dibuka aibnya oleh Allah ditutup seperti Al Zaitun brosist.. 😅

Biar pelecehan seksual dan ladang bisnisnya diponpes tersebut para ulamanya trauma.. 😭

Selvie Agustine™ mengatakan...

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam

إِنَّ الله عزّ وجلّ لاَ يُحِبُ الفُحْشَ وَلَا التَفَحُش

“Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla tidak suka dengan perbuatan keji dan kata-kata yang kotor (kasar) ya ulama.” (HR. Ahmad : 24735)

Kurnia Wahyu mengatakan...

Al Imam Tirmidzi meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda jika :

مَا شَيْءٌ أَثْقَلُ فِيْ مِيْزَانِ الْمُؤْمِنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ خُلُقٍ حَسَنٍ وَإِنَّ اللهَ لَيُبْغِضُ الْفَاحِشَ الْبَذِيْءَ

“Sesungguhnya tidak ada sesuatu apapun yang paling berat ditimbangan kebaikan seorang mu’min pada hari kiamat seperti akhlaq yang mulia, dan sungguh-sungguh Allah benci dengan orang yang lisannya kotor dan kasar.” (HR. At-Tirmidzi : 2002) Brosist.. 🙏

Rizal Tamvan™ mengatakan...

Habib asal Yaman itu sukanya berdongeng, dan sebagai penggila amplop maupun berkat dari thalilan dan maulid nabi, terutama yang lisannya kasar dari para habib yang tidak memiliki akun² sosmed official karena mereka ketakutan dengan ilmu agamanya sendiri.. 🤣

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam

يَا عَائِشَةَ لَا تَكُوْنِيْ فَاحِشَةَ

“Wahai ‘Aisyah jangan engkau menjadi orang yang mulutnya itu kasar.” (HR. Muslim : 2165)

Abdul Muhidin mengatakan...

Sebagian ustadz, kyai dari NU dan habaib asal Yaman itu hampir mirip sifat dan kelakuan liciknya, yang 1 minggu mereka bisa dapat amplop dan 2x berkat perharinya dari thalilan dan beragam acara tasyakuran, sedangkan para habaib pas bulan maulid nabi brosist.. 😝

Reny Dwiyantie mengatakan...

Gak semua ustadz dan kiyai NU itu nakal, yang suka nyuruh jemaat dari orang tidak mampu minjem uang untuk selamatan thalilan lho.. 😍

Jessica Shintya mengatakan...

Kalau di perumahan yang standar maupun elit jarang ada jemaat dari NU yang mau ngadain thalilan, jika ada paling hanya 3 harian tuh.. 😻

Rastine Fadilla mengatakan...

@Abdul Muhidin

1 minggu itu bisa full ustadz dan kyai dari NU dapat amplop, buahnya dan 2x berkatnya, yang terkadang 1 harinya mereka bisa sampai 6x berkat untuk 3x undangannya lho guys.. 😅

Ahmad Nurazis mengatakan...

Untuk biaya umrah pun dari hasil menabung amplop thalilan dan beragam tasyakurannya, yang 3x itu dari bada magrib hingga lanjut bada isya ditempat sohibul yang lainnya ya. 😂

Ridwan Ghazali™ mengatakan...

Kalau sohibul musibahnya miskin, dari mulai tawasul, yasinannya, tahlil, tahmid, dzikir dan do'anya cepatnya kayak kereta express, tapi jika yang kaya dilambatin. Ulama pelawak.. 🤩

Rianty Agraenie™ mengatakan...

@Arie Elek

Para santri di ponpes itu untuk menimba ilmu, bukan untuk menjadi pelayan para ustadz dan kyai dengan sembah sujud, yang contohlah Umar Khatab yang anti dengan nepotisme.. 😍

Arieyahya™ mengatakan...

@Judes Jealous

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang gelar Amirul Mukminin :

إِنَّهُ قَدْ كَانَ فِيمَا مَضَى قَبْلَكُمْ مِنَ الأُمَمِ مُحَدَّثُونَ ، وَإِنَّهُ إِنْ كَانَ فِى أُمَّتِى هَذِهِ مِنْهُمْ ، فَإِنَّهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ

“Sesungguhnya di antara orang-orang yang sebelum kalian terdapat sejumlah manusia yang mendapat ilham. Apabila salah seorang umatku mendapatkannya, maka Umar bin Khathab orangnya” (HR. Bukhari : 3469) Ya. 😂

Armada Dewi mengatakan...

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa di (HR. At-Tirmidzi : 3681) :

« اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ بِأَحَبِّ هَذَيْنِ الرَّجُلَيْنِ إِلَيْكَ بِأَبِى جَهْلٍ أَوْ بِعُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ ». قَالَ وَكَانَ أَحَبَّهُمَا إِلَيْهِ عُمَرُ

“Ya Allah, muliakanlah Islam dengan salah seorang yang lebih Engkau cintai dari kedua laki-laki dari Abu Jahal atau Umar bin Khathab.” Sang perawi mengatakan, ternyata yang lebih dicintai oleh Allah adalah Umar.” 🙏